2.2.a.3. Mulai dari Diri - Pembelajaran Sosial dan Emosional || Modul 2.2 || Program guru penggerak

  2.2.A. Pembelajaran Sosial dan Emosional

2.2.a.3. Mulai dari Diri - Pembelajaran Sosial dan Emosional



1. Sebagai pendidik, Anda tentu pernah berada dalam suatu peristiwa yang  membuat Anda merasakan emosi-emosi positif, misalnya optimis, senang, cinta, bahagia, atau takjub, dan sebagainya. Refleksikan:

Apa kejadiannya?  (Kapan, di mana, siapa yang terlibat, bagaimana kejadiannya, apa yang membuat Anda memilih  merefleksikan peristiwa tersebut?) 

Apa peran Anda saat itu? Apa yang Anda lakukan untuk merespon dan mengelola emosi tersebut? 

Bagaimana peristiwa tersebut berdampak pada diri Anda sebagai pendidik?


Jawaban diatas


a.Saat saya mendampingi murid dalam lomba internasional di Thailand,  saya merefleksi kegiatan ini karena didalam kegiatan saya dan teman menanamkan budaya positif untuk selalu optimis, semangat, jangan minder Alhamdulillah membawa hasil yang memuaskan. 

b. Peran saya adalah sebagai pendamping lomba internasional, saya selalu menanamkan optimis dan ikuti  proses serta alurnya,  karena ketika orang bila ada usaha pasti ada hasil diluar dugaan.

c. Dari peristiwa tersebut sebagai seorang pendidik saya dapat menanamkan siswa untuk lebih kreatif, optimis, mampu menyelesaikan masalah, serta tidak cepat menyerah 


Pertanyaan 2.


Saat menjadi pendidik, Anda tentu juga pernah berada dalam suatu peristiwa yang memicu emosi-emosi negatif misalnya marah,  sedih, kecewa,  menyesal, khawatir, dan sebagainya. Refleksikan:

Apa kejadiannya?  (Kapan, di mana, siapa yang terlibat, bagaimana kejadiannya, apa yang membuat Anda  memilih  merefleksikan peristiwa tersebut?) 

Apa peran Anda saat itu? Apa yang Anda lakukan untuk merespon dan mengelola emosi tersebut? 

Bagaimana peristiwa tersebut berdampak pada diri Anda sebagai pendidik?



jawab 


a. Tepatnya saat  perombaan mata pelajaran  , ada 2 siswa yang sudah siap untuk menjadi peserta perlombaan.

Tetapi pada saat pelaksanaan  yang ikut hanya 1 siswa dan siswa satunya tidak ikut tanpa pemberitahuan sama sekali. Saya memilih peristiwa ini karena saya ingin membiasakan kepada siswa budaya postif dalam bertanggung jawab

b. Perasaan saya adalah sebagai wali kelas, saya melakukan restritusi kepada siswa  ketika itu agar dia mengerti apanyang dia lakukan kurang tepat dan lebih bertanggung jawab







Post a Comment

Lebih baru Lebih lama