Menulis semudah ceplok telor || Resume 12

Resume ke-12

Gelombang 27
Tanggal:Rabu 14 September 2022
Tema:Menulis semudah ceplok telor
Narasumber: Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno. SH. 
Moderator: Widya Setiyaningsih


Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Pertemuan ke 12 pun berlangsung. Di buka dengan moderator yang membuka acara

 Beliau Bernama  Widya Arema yang akan mengawal kelas malam ini, agar kelas berjalan dengan lancar.

Moderator memberikan semangat  dengan mengajak sobat penulis, sebelum  berselancar dalam dunia maya yang kaya akan hikmah, mari menyatukan hati dan rasa untuk semangat dalam berkarya. Dan tidak lupa Pastikan segala pendukung tersedia

 

Moderator melanjutkan dengan menyapa sahabat penulis dan bertanya apa pernah memasak telor ceplok?. Seakan mengelitik para pemirsa dengan membuat telur ceplok  yaitu ambil penggorengan, tuangkan sedikit minyak. Kemudian ambil sebutir telor, tek-tek ceplok di atas wajan dan sreng bolak-balik sebentar. Dan Jadilah telur ceplok  

 

Pertemuan ini  terbagi  dalam 4 sesi

1. Pembukaan

2. Paparan materi melalu chat WA grup

3. Tanya jawab

4. Penutup

Dan apabila ada pertanyaan, moderator mengajak untuk  japri  dan disampaikan ke nomor HP: 085954558358 dengan format:

nama, asal kota, dan pertanyaan.

 

 

Pembiacara yang luar biasa kita pada kali ini adalah seorang penggerak literasi dari Kupang Nusa Tenggara Timur. Beliau dikenal sebagai penggerak pemberantasan buta aksara bagi kaum ibu dan anak. Semangat pantang menyerah Beliau tak menyurutkan segala hambatan dan rintangan yang menghadang. Founder menulis Agupena Beliau dirikan untuk mewadahi semangat literasi di sana.

Walaupun kesibukan Beliau sebagai kepala sekolah SMP Negeri 3 Kupang Barat Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, tak mengurangi semangat juang Beliau untuk terus bergerak mencerdaskan anak negeri.

Beliau adalah Dra Lilis Ika Herpianti Sutikno SH

Rumah Beliau dekat pantai menyebabkan sinyal terkadang terputus, namun tidak menyurutkan semangat beliau

 

 

 

 

Kesibukan beliau adalah menjadi pemimpin dalam organisasi juga sebagai kepala sekolah

Diawali dengan taantangan pertama yaitu , siapa yang meninggalkan jejak pada blog saya yang di share Ibu Widya hari ini. Dengan tanda Inspirator Menulis Semudah Telur Indonesia. Ada souvenir khas NTT untuk yang beruntung

 

 

Untuk menjadi penulis modal awalnya adalah membaca, untuk itu blog dibagi tentang Menulis Semudah Ceplok Telur

Beliau memiliki komunitas menulis di Nusa Tenggara Timur, dan dari komunitas tersebut Beliau berhasil membangun perusahaan suami dikembangkan menjadi Penerbitan Buku dengan biaya bisa terjangkau untuk masyarakat NTT dan BEBAS ONGKIR

 

Hal kedua, Beliau  trauma ada sahabat literasi yang memiliki tulisan di blog digunakan judul buku Cover Buku oleh orang yang tak bertanggung jawab

Beliau  sampai hari ini ikut tantangan Om Jay menulis setiap hari hanya tak di muat dalam Kompasiana. Beliau  tulis setiap hari. Dengan trade merk dagang GURU adalah INSPIRASI

Buku Pertama Serial PELITA KAMPUNG BETA JEJAK JUANG GURU DESA DI NTT

Buku Kedua Serial DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH

MEMBACA DAN MENULIS SETIAP HARI

Memenuhi tantangan dari Majelis Hikmah Wanita Islam “One day one Juz” dan PGRI Pusat dalam kegiatan “Diklat Daring Menulis Angkatan ke-27”

Tantangan Om Jay tidak beliau  publikasikan, tetapi disimpan untuk segera cetak.

Beliau share tulisan om Jay tentang

“Sebuah tulisan tidak bisa langsung sekali jadi, kita perlu menata kalimat demi kalimat yang mudah dipahami”.

Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd

 

* * *

 

Kalimat tersebut di atas, beliau  dapatkan pada kegiatan Diklat Menulis bersama PGRI pusat pada gelombang ke-27 yang di gagas oleh Om Jay, Panggilan akrab dari Dr. Wijaya Kusuma, M.Pd. Beliau adalah motivator jutaan penulis Indonesia.

Dan tidak terasa waktu sudah selesai saya berharap semoga ilmu yang diberikan malam ini oleh beliau  menjadi ladang pahala Bunda Lilis yang akan mengalirkan amal jariyah. Aamiin...

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama