Kota Bogor, Jawa Barat — Yayasan Insan Kamil kembali menegaskan komitmennya dalam menghargai peran tenaga pendidik melalui program kurban tahunan yang secara konsisten dilaksanakan setiap perayaan Idul Adha. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian yayasan terhadap guru-guru yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan dedikasi dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Dok Sekolah
Kegiatan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di lingkungan yayasan di Kota Bogor dengan melibatkan pengurus yayasan, tenaga pendidik, serta panitia pelaksana. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh kebersamaan.
Daging kurban yang telah disembelih kemudian dibagikan secara merata. Selain diberikan kepada guru-guru penerima, sebagian daging juga disalurkan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai berbagi yang menjadi esensi Idul Adha.
Pada Idul Adha tahun ini, Yayasan Insan Kamil menyalurkan sapi kurban yang secara khusus diperuntukkan atas nama guru sekolah dasar Insan Kamil Bogor, yaitu Aar Ariah, Egis, dan Iis. Penetapan nama guru penerima tersebut merupakan bentuk penghargaan langsung atas kontribusi, loyalitas, serta pengabdian mereka dalam menjalankan amanah pendidikan.
Program ini dipimpin langsung oleh Ustadz Tulus, selaku Ketua Yayasan Insan Kamil. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program kurban bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari nilai dan budaya lembaga yang menempatkan guru sebagai pilar utama pendidikan.
“Program kurban ini kami laksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih yayasan kepada para guru. Kami meyakini bahwa kemajuan lembaga pendidikan tidak terlepas dari keikhlasan dan kerja keras para pendidiknya,” tutur Ustadz Tulus.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ke depan yayasan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan perhatian kepada guru, tidak hanya melalui program kurban, tetapi juga melalui berbagai program pembinaan dan penguatan kapasitas pendidik.
Salah satu guru penerima, Ibu Aar Ariah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh yayasan.
“Kami merasa sangat dihargai. Program ini bukan hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga secara moral, karena kami merasakan perhatian dan kepedulian dari yayasan,” ungkapnya.
Melalui program kurban tahunan ini, Yayasan Insan Kamil berharap dapat terus menumbuhkan nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan solidaritas sosial di lingkungan sekolah. Yayasan juga berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk senantiasa menempatkan guru sebagai mitra utama dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

Posting Komentar