Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SD Insan Kamil Kota Bogor, Indra Riadi. Dalam sambutannya, Indra Riadi menekankan pentingnya pemahaman guru terhadap karakteristik psikologis siswa sebagai landasan dalam merancang strategi pembelajaran yang tepat. Ia menegaskan bahwa setiap siswa unik dan setiap karakteristik yang dimiliki siswa berharga untuk diperhatikan.
Jalannya acara dipandu oleh pewara Azka, sementara sesi diskusi dan tanya jawab dimoderatori oleh Aar Ariah. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Lutfi Yunita dan Ahmad Sidik, yang memaparkan materi seputar delapan aspek karakteristik psikologis siswa.
Delapan Karakteristik Psikologis Siswa yang Dibahas
Dalam paparannya, kedua narasumber menjelaskan bahwa karakteristik psikologis siswa merupakan aspek-aspek kejiwaan yang memengaruhi cara siswa berpikir, merasa, bersikap, dan berperilaku dalam proses belajar. Setiap siswa memiliki karakteristik psikologis yang berbeda sehingga guru perlu memahaminya agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Berikut delapan aspek yang dipaparkan:
1. Perkembangan Kognitif Kemampuan berpikir, mengingat, memahami, dan memecahkan masalah, yang berkembang sesuai tahap usia siswa.
2. Motivasi Belajar Dorongan dari dalam diri (intrinsik) maupun dari luar (ekstrinsik) yang membuat siswa bersemangat untuk belajar.
3. Minat dan Bakat Ketertarikan terhadap suatu bidang tertentu serta potensi yang dimiliki setiap siswa.
4. Emosi Kemampuan mengelola perasaan seperti senang, sedih, marah, kecewa, cemas, dan takut yang dapat memengaruhi proses belajar.
5. Kepribadian Karakter atau sifat khas setiap siswa, misalnya percaya diri, pemalu, aktif, penakut, disiplin, dan mandiri.
6. Perkembangan Sosial Kemampuan berinteraksi, bekerja sama, berkomunikasi, serta menjalin hubungan baik dengan teman dan guru.
7. Konsep Diri dan Rasa Percaya Diri Pandangan siswa terhadap dirinya sendiri serta keyakinan bahwa dirinya mampu menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan.
8. Gaya Belajar Cara yang paling nyaman bagi siswa untuk belajar, baik secara visual (melihat), auditori (mendengar), maupun kinestetik (bergerak dan praktik langsung).
Diharapkan Jadi Bekal bagi Guru
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mendapat antusiasme dari para peserta, terutama pada sesi tanya jawab yang dipandu moderator Aar Ariah. Para guru turut aktif berdiskusi mengenai penerapan pemahaman karakteristik psikologis siswa dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari di kelas.
Melalui kegiatan ini, SD Insan Kamil Kota Bogor berharap para pendidik dapat semakin memahami keunikan setiap siswa sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.
"Setiap siswa unik, setiap karakteristik berharga."




Posting Komentar